Melihat Kembali Extra Judicial Killing di Indonesia

Selama ini hampir tak ada penegakan hukum sungguh-sungguh terhadap tindakan extra judicial killing yang diduga kuat dilakukan oleh aparat. tidak ada kasus pembunuhan di luar proses hukum (extrajudicial killing) yang diselesaikan lewat pengadilan. Akibatnya, kasus-kasus serupa terus berulang. Berdasarkan data YLBHI sepanjang tahun 2018 sampai 2020, terdapat 241 kasus pembunuhan di luar proses hukum yang diduga melibatkan kepolisian dengan korban jiwa mencapai 305 orang. Kasus pembunuhan di luar proses hukum paling banyak terkait dengan penanganan demonstrasi yang mencapai 48 %.

Menyikapi hal tersebut, tentunya perlu dibentuk Tim Pencari Fakta Independen untuk menyelidiki dengan serius tindakan penembakan dari aparat kepolisian serta membuka hasil fakta-fakta yang ditemukan dari proses penyelidikan tersebut. Tim tersebut juga perlu melibatkan berbagai pihak seperti Komnas HAM, Ombudsman, tokoh-tokoh masyarakat yang Independen, hingga kalangan kampus guna mengungkap fakta dan peristiwa yang sesungguhnya.

Pada akhirnya, setiap tindakan yang diambil oleh aparat kepolisian haruslah sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan. Diperlukan upaya responsif pemerintah atas persoalan extra judicial killing, karena meninggalnya seseorang tersebut merupakan hal yang sangat serius.